Indonesia akan segera miliki Rumah Sakit Haji di Mekah mulai tahun 2009

Posted: Desember 21, 2008 in Agama, berita
Tag:, , , , , , ,

Hidayatullah.com–Indonesia akan segera memiliki Rumah Sakit (RS) Haji di Mekah mulai 2009, mengingat lokasi yang akan disewa sudah ditemukan di kawasan Aziziyah, Meka Almukarramah.

“Kami mendukung sepenuhnya, karena nantinya akan dapat dimanfaatkan jemaah haji pada setiap musim haji, tapi bila tidak musim haji akan dapat dimanfaatkan para TKI atau mukimin,” kata Ketua Komisi VIII DPR RI, Hasrul Azwar di Mina, Meka, kemarin.

Bahkan, kata politisi PPP itu, lokasi yang akan disewa Departemen Kesehatan (Depkes) itu sudah ditemukan di kawasan Aziziyah, Mekah.

“Nanti akan kita sewa untuk lima tahun, tapi tahun ini sudah dipersiapkan dan tahun 2009 akan dapat dipakai,” katanya.

Selain itu, katanya, anggota Komisi VIII DPR RI juga akan merekomendasikan beberapa usulan dalam rapat dengan Menteri Kesehatan tentang upaya mengantisipasi makin banyaknya jemaah haji yang sakit dan meninggal dunia.

“Kalau negara lain seperti Turki melakukan pembatasan usia, maka kita mungkin tidak bisa, tapi kami akan merekomendasikan beberapa kriteria, misalnya jemaah yang menjalani cuci darah, pakai kursi roda, atau yang lain mungkin dilarang,” katanya.

Namun, katanya, pemeriksaan kesehatan di tingkat terakhir di tanah air juga perlu diperketat agar jamaah yang mengalami risiko tinggi (risti) dan hamil tidak dapat lolos untuk menunaikan ibadah haji.

Hal senada juga didukung Menteri Agama (Menag) DR Muhammad Maftuh Basyuni.

“Saya akan minta Menkes untuk mengkaji jemaah haji dengan kondisi kesehatan yang kurang memungkinkan seperti menggunakan kursi roda, dan memiliki resiko tinggi,” katanya.

Namun, katanya, pembatasan usia jemaah haji hingga 60 tahun seperti di Turki, Qatar, dan negara lain tampaknya tidak mungkin diterapkan di Indonesia.

“Tapi, perlu ada langkah-langkah untuk mengantisipasi banyaknya jemaah sakit dan meninggal dunia,” katanya.

Sejak prosesi Wukuf, mabit, lempar jumrah, hingga tawaf Ifadhah tercatat hampir lima menit sekali terdapat jamaah haji yang dibawa ke rumah sakit darurat karena sakit dengan mayoritas akibat kelelahan. [tbt/www.hidayatullah.com]

Terbaru Pada Kategori Ini
BKKBN: 63 Persen Remaja Berhubungan Seks di Luar Nikah
Pengamat LIPI: Sejak Awal Saya Percaya, Taliban Akan Kembali
PBB Cabut Daftar “Teroris” Nasir Abbas
Wapres Ancam Rumah Sakit yang Menolak Keluarga Tak Mampu
Para Dai Harus Inovatif Dalam Berdakwah
Prof. Wan Daud: Implikasi Sifat Ilmu Barat di Dunia Modern Menyebabkan Krisis Kemanusiaan Memilukan
Indonesia Sapi Perah Barat
Ratusan Mahasiswa Pasaman Kembali Tolak Viktor Pakpahan
Perlunya Dewesternisasi dan Islamisasi Ilmu-ilmu Kontemporer
Sekjen KISPA: Kunjungan ke Israel Sakiti Perasaan Warga Gaza
Yang Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s